Keutamaan Kota Tarim dan Penduduknya

Rasul Allah SAW bersabda :

اِنِّى لأجِدُ نَفْسُ الرَّحمن مِنْ قِبَلِ الْيَمَن

“Sesungguhnya aku mendapati nafs Ar-Rahman yang keluar dari arah Negeri Yaman”Al-Imam At-Thabrany dalam Kitab “ Al-Ausat “ meriwayatkan satu Hadist yang Shohih yaitu ;

حَضرَموْت تُنْبِت
ُ الأًوْلِيَآءكما تُنْبِتُ الأرْضِ البقَل

“ Di Hadhramaut menghasilkan para Wali Allah seperti Bumi subur yang menumbuhkan Sayur Mayur “

Hadits ini dikemukakan oleh Al-Imam Al-Allamah ‘AbdurRahman bin Musthofa Al-‘Aydrus pengarang Kitab Mirah As-Syumus.

Diriwayatkan bahwa dalam setiap Sholat Jum’at di Tarim di Shof awal terdapat lebih kurang 300 orang Mufti. Do’a Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq Ra, bagi penduduk TarimDi zaman kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar As-shiddiq Ra., beliau menemui Ziyad bin Lubayd Al-Anshory amil Rasul Allah SAW di Yaman., dan beliau memerintahkan kepada Ziyad agar mengambil Bay’at Ahli Hadhramaut, hal tersebut disambut gembira oleh penduduk Tarim, sedangkan penduduk disekelilingnya dari beberapa Qabilah ada yang menolak, sehingga mereka dianggap melakukan maker yang kemudian dikenakan sanksi yang keras, ketika bay’at penduduk Tarim yang mengikrarkan kesetiaan mereka kepada Khalifah Rasul Sayyidini Abu Bakar As-Shiddiq Ra, disampaikan kepada beliau, Sayyidina Abu Bakar ra,. Mendo’akan penduduk Tarim dengan tiga Do’a { oleh karna itulah Tarim juga dijuluki dengan “bolad Abu bakar AsShiddiq” (Negerinya Sayyidina Abu Bakar)

1. Dibanyakkan Allah orang-orang Sholih di Tarim

2. Agar Tarim diberkahi oleh Allah

3. Tidak dipadamkan api agama Allah di Tarim sampai hari Kiamat

Do’a Sayyidini Abu Bakar As-Shiddiq Ra., tampak jelas dikabulkan oleh Allah SWT, sampai sekarang Tarim dimakmurkan dengan orang-orang Sholih, dan dengan keberkahan yang diberikan Allah SWT, air di Tarim tidak pernah kering, dan sampai detik ini cahaya agama Allah SWT masih bersinar terang di Tarim. Para Waki yang dimakamkan di TarimAl-Imam Al-Quthb Al-Ghauts Al-Habib AbdurRahman As-segaff mengatakan ;“ Di Turbah {pemakaman} Zanbal di Tarim (Hadhramaut) telah dimakamkan para Wali yang jumlahnya melampaui dari Sepuluh Ribu orang, dan aku telah mengetahui para Wali yang bermaqam Quthb yang dimakamkan disana berjumlah Dekapan Puluh Orang “Sayyidina Al-Imam Al-Quthb Al-Ghauts Al-Habib AbdurRahman As-segaff wafat pada th 800 H, jadi jumlah yang beliau bicarakan tidak termasuk dengan para Wali yangdimakamkan sesudah beliau wafat. Di Tarim telah dimakamkan juga para Sahabat Rasul Allah SWT yang ikut perang Badr sebanyak Tujuh Puluh orang. Berkata As-Syekh Fadl bin ‘Abdullah :“ Tiga Turbah {pemakaman} yang membawa ahlinya kepada Syurga : Turbah Zanbal, Turbah Al-Hijrain, dan Turbah Ghail Abu Sudan”. Al-imam Al-Habib ‘Abdullah bin ‘Alwy bin Hasan Al’Atthos menceritakan keutamaan Ahli Turbah Tarim, kata beliau :“ Sebagian dari Wali-Wali besar melarang dari mentalqinkan mayyit {maksudnya banyak dido’akan karena banyak dosa yang diperbuat semasa hidupnya} yang hendak dimakamkan di Turbah mereka, dan bilamana ada jenazxah yang dimakamkan di Turbah para Wali ditalqinkan, maka pagi-paginya jenazahnya yang sudah ditanam didapati akan keluar dari tanah dan tergeletak diatas kuburannya dengan masih memakai kafan, karena mereka, para Wali telah meminta kepada Allah agar jangan sampai ada yang dimakamkan didekat mereka orang-orang yang termasuk Ahli Neraka “.

Leave a Reply